|
|
Saya penggila petis udang. Celakanya, petis udang susah didapat di US, kecuali anda tinggal di kota besar atau beli lewat internet.
Kapan itu waktu ke Houston dan Tulsa, nyari-nyari petis udang, gak dapet! Waduuuh…mau nangis deh!
Resep di bawah adalah hasil otak-atik saya. Alhamdulillah hasilnya nggak mengecewakan, baik dari segi tekstur maupun rasa. Saya sebut semi-homemade karena untuk shrimp paste-nya kita nggak perlu fermentasi sendiri dari udang mentah. Ada banyak produk shrimp paste buatan Vietnam, Thailand dan Filipina. Shrimp paste ini seringkali warnanya kemerahan dan rasanya asin banget. Ada yang dalam kemasan tub plastik (sepreti foto di bawah), ada yang di dalam jar gelas.
Takarannya saya kira-kira yah. Oh ya, penjelasan untuk accord. Accord ini biasanya digunakan untuk membuat bakso atau sosis agar kenyal. Jadi si accord ini fungsinya hanya untuk membuat teksturnya mirip petis betulan, liat gitu. Nggak pakai juga nggak apa-apa. Tidak mempengaruhi rasa.
Foto bungk…
Ini repotnya hidup di US. Bekal makan siang anak-anak harus bawa sendiri dari rumah meskipun di sekolah disediakan, kalau nggak gratis ya harganya murah banget. Orang tua tinggal tutup mata dan ongkang-ongkang kaki. Masalahnya, halalkah makanan itu? Seorang teman dengan santai hanya memberi tahu gurunya bahwa anaknya nggak makan “pork”. Ternyata urusannya tidak semudah itu. Banyak orang Amerika yang tidak tahu bahwa “tidak boleh makan pork” itu artinya : tidak boleh makan ham, sausage, pepperoni, bacon, most gelatine, lard, dst dsb. Akibatnya, anaknya seorang temen muslim (kebetulan sekelas dengan anak saya) dengan santainya makan ham sandwich. Gurunya tidak tahu (dan juga tidak peduli, kan urusan guru banyak), anaknya sendiri juga tidak “ngeh”.
Saya prihatin, kok orang tuanya tega yah membiarkan anaknya makan makanan yang tidak halal? Sebagai orang tua meskinya kit aware kemungkinan-kemungkinan seperti ini. Kayaknya kita tidak mungkin menyerahkan semua urusan kepada gurunya, ap…
HARI: SABTU PAGI, March 04, 2009
PUKUL: 9 am ET/ 8 am CT/ 6 am PT - Selesai (kira-kira 1 jam)
ACARA: Radio PARENTING : Haruskah kita mengawasi anak ber-internet?
Link:
http://www.imsa.us/radio/listen.m3u
Atau klik:
http://www.radioimsa.org , di sebelah kiri, klik salah satu
Kalau saya mendengar berita atau cerita tentang “janda dengan anak sekian, hidupnya serba kekurangan setelah ditinggal oleh suaminya…”, di dalam batin saya ada dua kesedihan. Kesedihan yang pertama karena melihat kondisi mereka saat itu. Kesedihan yang kedua adalah kenyataan bahwa sang suami sepertinya tidak pernah mempersiapkan sang istri untuk “berdaya” atau berdikari.
Sepertinya banyak alasan yang membuat para istri tidak “berdaya”. Pertama, tidak ada dorongan dari diri sendiri. Kedua, tidak ada dorongan dari suami. Paling apes kalau seorang istri tidak berdaya karena faktor kedua-duanya. Minimal dorongan untuk berdaya harus ada dari diri sendiri.
Saya sering mendengar suami yang bilang ,”Udah deh…Mama nggak usah usaha atau kerja macam-macam. Kan uang dari saya sudah cukup….” Mestinya jangan dilihat dari sisi uangnya, tapi anggaplah usaha kecil-kecilan yang dilakukan istri itu sarana untuk melatihnya mandiri. Apapun ketrampilan istri yang bisa membuatnya berdaya, alangka…
*Dari pada tidak kepake, ya di-upload aja di sini:)*
Siapa tahu ada yang pengin bikin taoge pendek buat temen makan rawon:).
Intinya bikin taoge ya kayak menyemaikan bibit tanaman dari biji.
Setelah rencana siaran bulan lalu gagal karena ada gangguan teknis yang tidak kami ketahui sumbernya, maka insya Allah besok pagi waktu CT USA kita akan menyiarkan acara ini.
Pernah dengar istilah gifted?
Anak anda termasuk gifted?
Naah….besok pagi waktu CT-USA di siaran radio IMSA Sister, saya bakalan ngobrolin tentang anak gifted dengan Mbak Adi! WHOAAAAAA……! Siapa sih yang nggak kenal Mbak Adi, pakarnya Early Childhood Education?
Saya sudah lamaaa banget sesekali pengin menggaet Mbak Adi di acara Radio Parenting IMSIS. Baru sekarang kesampaian, maklum beliau super sibuk, soalnya beliau juga merangkap Ketua FLP-Amerika gituh.
Kalau denger kata “gifted” pasti kebayang anak yang pinter-pinter, manis, juara kelas, nilainya bagus-bagus, pendiam, suka baca buku itu kan? Salah! Si gifted ini malah seringkali njengkelin (jadi inget Jeng Kellin:)), emosional, sensitif, keras kepala, ogah ikut lomba (karena takut kalah), cara berpikirnya aneh, bahkan kadang…nilainya jeblog!…
Ini menu bekal makan siang favorite-nya bapaknya anak-anak. Soalnya praktis, dan nggak berbau merebak (orang tuh sering cuek/nggak sadar kalau bekal makannya bau buat orang lain/lain bangsa gitu).
Biasanya saya beli daging bongkahan gitu (3-4 lbs), saya marinade, terus masukin oven. Bisa juga bikin sekalian banyak, misal 10 lbs (kali aja buat bekal picnic:)).
BW bombay diiris halus agar teksturnya sama dengan daging suwirnya. Biasanya saya pakai bw bombay-nya generous banget:).
Yeah…! Ini resepnya orang males hehehe…
Lain kali coba dengan Bumbu Kare, Bumbu Gule, dsb…yah!
Si Luqman tergila-gila banget sama lagunya Sami Yusuf! Terutama Hasbi Rabbi, Ya Mustafa dan Who is The Loved One. Tiap kali buka laptop dia akan klik sana-sini (lagunya di Youtube saya bookmark biar dia bisa nge-klik sendiri), langsung deh berdendang ,”Mustakaaaaa…ya Mustakaaa….”. Kakak-kakaknya sampe berpikir ,”There is something wrong with Luqman”.
Terus kemarin Jasmine “mergokin” saya ndengerin Sami Yusuf di laptop, dia langsung nyeletuk ,”I thought only Luqman who got the problem!”
MOHON MAAF, ACARA INI TERPAKSA DIBATALKAN KARENA ADA GANGGUAN TEKNIS DI SERVER RADIO KAMI. INSYA ALLAH KAMI AKAN RESCHEDULE BEBERAPA MINGGU LAGI. TERIMA KASIH DAN MOHON MAAF ATAS KETIDAKNYAMANAN INI.
Pernah dengar istilah gifted?
Anak anda termasuk gifted?
Naah….besok pagi waktu CT-USA di siaran radio IMSA Sister, saya bakalan ngobrolin tentang anak gifted dengan Mbak Adi! WHOAAAAAA……! Siapa sih yang nggak kenal Mbak Adi, pakarnya Early Childhood Education?
Saya sudah lamaaa banget sesekali pengin menggaet Mbak Adi di acara Radio Parenting IMSIS. Baru sekarang kesampaian, maklum beliau super sibuk, soalnya beliau juga merangkap Ketua FLP-Amerika gituh.
Kalau denger kata “gifted” pasti kebayang anak yang pinter-pinter, manis, juara kelas, nilainya bagus-bagus, pendiam, suka baca buku itu kan? Salah! Si gifted ini malah seringkali njengkelin (jadi inget Jeng Kellin:)), emosional, sensitif, keras kepala, ogah ikut lomba (karena takut kalah), cara berpikirnya aneh, …
|
If it wasn't for Criticalorie.com I would have wasted a lot of money on diet pills that don't work. But after reading the review on Fenphedra, I decided to purchase it and I couldn't be happier.
|